Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari, melalui Unit Aset dan Kekayaan, menyelenggarakan serangkaian kegiatan akademik berupa seminar, webinar, dan kuliah umum pada Senin, 7 April 2026. Acara yang berlangsung di kampus pusat Universitas Muhammadiyah Kendari ini menghadirkan berbagai narasumber ahli dan praktisi industri untuk membahas topik strategis seputar manajemen aset, tata kelola keuangan kampus, dan digitalisasi aset di era modern.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama satu hari penuh ini menjadi bukti komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari dalam meningkatkan kapasitas institusional dan sumber daya manusia di bidang manajemen aset. Dengan menghadirkan pembicara dari berbagai latar belakang profesional, universitas berharap dapat memberikan wawasan komprehensif kepada seluruh stakeholder kampus, mulai dari tenaga administrasi hingga pimpinan unit kerja.
Latar Belakang dan Urgensi Kegiatan
Dalam perkembangan pendidikan tinggi modern, manajemen aset menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga keberlanjutan institusi. Unit Aset dan Kekayaan Universitas Muhammadiyah Kendari, sebagai bagian integral dari administrasi kampus, memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola aset-aset institusional yang bernilai miliaran rupiah.
“Penyelenggaraan seminar ini lahir dari kebutuhan nyata untuk meningkatkan profesionalisme dalam mengelola aset kampus,” ungkap Ir. Bambang Sutrisno, Kepala Unit Aset dan Kekayaan Universitas Muhammadiyah Kendari, saat acara pembukaan pada pukul 08.30 WITA. Beliau menekankan bahwa pengelolaan aset yang baik bukan hanya sekadar tanggung jawab administratif, tetapi juga merupakan amanah dalam penggunaan dana publik dan investasi pendidikan.
Lebih lanjut, Ir. Sutrisno menjelaskan bahwa transformasi digital yang terjadi di seluruh sektor industri juga memberikan dampak signifikan terhadap cara institusi pendidikan mengelola asetnya. “Kami tidak lagi bisa mengandalkan sistem manual dalam mencatat dan melacak aset. Era digital menuntut kami untuk adopsi teknologi informasi yang tepat, efisien, dan aman,” katanya dengan penuh keyakinan.
Rangkaian Kegiatan dan Pembicara Utama
Seminar terpadu yang diselenggarakan pada 7 April 2026 ini terbagi menjadi tiga sesi utama dengan topik dan pembicara yang berbeda-beda. Panitia penyelenggara secara cermat memilih narasumber-narasumber berkompeten yang memiliki pengalaman praktis langsung di bidangnya masing-masing.
Sesi pertama, yang dimulai pukul 08.45 WITA, mengangkat tema “Transformasi Digital dalam Manajemen Aset Pendidikan Tinggi.” Pembicara utama untuk sesi ini adalah Dr. Ir. Muhammad Fadhil Hidayat, M.Sc., seorang consultant di bidang manajemen aset publik yang sebelumnya pernah bekerja di beberapa universitas terkemuka di Jakarta. Dr. Hidayat dikenal luas melalui berbagai publikasi ilmiahnya tentang digitalisasi sistem inventaris aset.
“Dalam kesempatan ini, saya akan membagikan best practices dari universitas-universitas terkemuka dalam mengelola aset secara digital, sekaligus memberikan rekomendasi praktis yang bisa langsung diterapkan di Universitas Muhammadiyah Kendari,” jelas Dr. Hidayat saat dihubungi sebelum acara berlangsung.
Sesi kedua, berlangsung pada pukul 10.30 WITA setelah istirahat singkat dan coffee break, menghadirkan topik “Audit Aset dan Compliance dalam Pengelolaan Kekayaan Kampus.” Pembicara pada sesi ini adalah Bapak Ahmad Wijaya, seorang auditor senior dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Cabang Sulawesi Tenggara. Ahmad Wijaya telah melakukan berbagai audit di institusi pendidikan dan memiliki wawasan mendalam tentang standar-standar audit yang berlaku di sektor publik.
Sesi ketiga dan terakhir dimulai pada pukul 13.00 WITA, setelah sesi makan siang. Sesi ini mengambil topik “Strategi Optimalisasi Aset untuk Mendukung Operasional Kampus Berkelanjutan.” Pembicara adalah Ibu Dr. Siti Nurhaliza, M.M., seorang praktisi manajemen operasional yang saat ini menjabat sebagai Direktur Operasional di salah satu universitas swasta terbesar di Sulawesi Tenggara. Dr. Nurhaliza akan membagikan pengalaman praktisnya dalam mengoptimalkan penggunaan aset untuk meningkatkan efisiensi operasional kampus.
Format Webinar dan Kuliah Umum
Meningkatkan jangkauan peserta, penyelenggara juga mengadakan sesi webinar secara paralel yang dapat diikuti secara virtual oleh mahasiswa, karyawan, dan stakeholder universitas yang tidak dapat hadir secara fisik. Platform yang digunakan adalah platform pembelajaran dalam jaringan (LMS) yang dimiliki universitas, dengan kapasitas hingga 500 peserta virtual.
“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada yang terlewatkan dari kesempatan pembelajaran ini. Melalui format hybrid, kami dapat menjangkau lebih banyak orang,” ujar Ibu Hesty Maharani, Koordinator Acara dari Unit Aset dan Kekayaan, saat berbincang dengan penulis di ruang kerja unit tersebut.
Kuliah umum yang diselenggarakan pada hari yang sama dengan topik “Pentingnya Kesadaran Pengelolaan Aset untuk Seluruh Civitas Akademika” akan dibawakan oleh Prof. Dr. Ir. Miftahul Huda, M.T., seorang profesor dari Universitas Muhammadiyah Kendari yang memiliki keahlian dalam manajemen sumber daya institusional. Kuliah umum ini terbuka untuk seluruh mahasiswa tanpa terkecuali dan akan dilaksanakan di Auditorium Utama Kampus Pusat dengan kapasitas kursi sekitar 300 tempat duduk.
Respons Pimpinan Universitas
Dukungan penuh terhadap kegiatan ini juga ditunjukkan oleh pimpinan universitas tingkat atas. Dr. Ir. Hasnawir, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wakil Rektor I, menekankan pentingnya inisiatif seperti ini dalam mendukung visi universitas untuk menjadi institusi pendidikan yang profesional dan berkelanjutan.
“Pengelolaan aset yang baik adalah investasi jangka panjang bagi masa depan universitas. Melalui seminar dan webinar ini, kami berharap seluruh stakeholder dapat memahami pentingnya peran mereka dalam menjaga dan mengoptimalkan aset universitas,” ujar Wakil Rektor I, Dr. M. Irwan Latif, M.Pd., yang juga hadir dalam acara pembukaan.
Wakil Rektor I lebih lanjut menjelaskan bahwa universitas akan terus mendorong inisiatif-inisiatif serupa sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu berkelanjutan. “Kami percaya bahwa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari seminar ini akan memberikan dampak positif pada setiap aspek pengelolaan universitas,” tambahnya.
Partisipasi dan Antusiasme Peserta
Antusiasme peserta terhadap kegiatan ini sangat tinggi, terbukti dari jumlah pendaftaran yang mencapai 250 peserta untuk kehadiran fisik. Peserta berasal dari berbagai unit kerja di universitas, termasuk staf administrasi, dosen, dan pejabat pengambil keputusan di tingkat fakultas dan program studi.
“Saya sangat antusias mengikuti seminar ini. Sebagai staf administrasi, saya ingin meningkatkan pemahaman saya tentang tata kelola aset yang baik dan bagaimana teknologi digital dapat membantu pekerjaan saya sehari-hari,” ungkap Siti Nurjanah, seorang staf administrasi di Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Kendari.
Peserta lain, Bambang Tri Sutrisno, seorang manajer operasional, juga mengekspresikan harapan yang sama. “Saya berharap dapat membawa knowledge ini kembali ke unit saya dan menerapkannya untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan aset di fakultas,” katanya setelah mengikuti sesi pertama.
Dampak dan Harapan ke Depan
Penyelenggaraan kegiatan akademik ini diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan sesaat, tetapi juga membuka peluang perubahan sistemik dalam cara universitas mengelola asetnya. Unit Aset dan Kekayaan telah merencanakan tindak lanjut berupa pembuatan standard operating procedure (SOP) baru yang lebih komprehensif dan berbasis teknologi digital.
“Setelah seminar ini, kami akan mengadakan focus group discussion (FGD) dengan para peserta untuk menggali lebih dalam tentang tantangan-tantangan yang dihadapi dalam praktik. Hasil FGD ini akan menjadi masukan berharga dalam penyusunan SOP dan kebijakan baru,” jelas Ir. Bambang Sutrisno dalam wawancara lanjutan.
Unit Aset dan Kekayaan juga berencana mengadakan pelatihan teknis lanjutan tentang penggunaan sistem informasi manajemen aset yang akan segera diimplementasikan di kampus. Pelatihan ini akan difokuskan pada staf yang secara langsung bertanggungjawab atas pencatatan dan pengawasan aset di masing-masing unit.
Kesimpulan dan Penutup
Seminar, webinar, dan kuliah umum yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Kendari pada 7 April 2026 merepresentasikan komitmen institusi terhadap peningkatan kualitas manajemen dan tata kelola. Dengan menghadirkan pembicara-pembicara berkompeten dan menciptakan forum diskusi interaktif, universitas memberikan platform bagi seluruh civitas akademika untuk berkembang dan berinovasi.
Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari tidak hanya fokus pada pengajaran dan penelitian, tetapi juga pada penguatan kapasitas institusional melalui pengembangan sumber daya manusia. Dalam era kompetisi pendidikan tinggi yang semakin ketat, inisiatif seperti ini menjadi vital untuk menjaga relevansi dan keberlanjutan institusi.
Ke depannya, diharapkan bahwa semangat pembelajaran dan peningkatan profesionalisme yang dibangkitkan melalui acara ini akan terus terpelihara dan berkembang di seluruh institusi. Universitas Muhammadiyah Kendari, melalui Unit Aset dan Kekayaan, telah menunjukkan komitmen nyata untuk terus berinovasi dan meningkatkan standar pengelolaan yang membawa dampak positif bagi keseluruhan institusi.
—
Penulis: Tim Redaksi Kampus
Editor: Departemen Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Kendari
Tanggal Publikasi: 8 April 2026